Insentif Fiskal Bakal Dorong Inovasi di Industri Fintech
Perusahaan dukungan teknologi dari industri keuangan
(FinTech) untuk upaya pemerintah untuk mempromosikan sektor ini. Salah satunya
adalah dengan insentif korban pajak untuk pengembangan industri negara FinTech.
CEO Asosiasi Indonesia Ekuitas Pembiayaan Bersama Fintech
(AFPEBI), Ridwan Muhammad Nasir mengatakan, insentif pajak dan jaminan
kemudahan melakukan bisnis pemerintah akan memfasilitasi berfungsi upaya untuk
mendorong inovasi. Ini termasuk sektor keuangan untuk secara digital, sebagai
amanat Presiden Joko Widodo (Jokowi).
CEO Modalsaham.co.id kata Mohammad Reza Alkhawarismi
inovasi dari sektor keuangan digital dapat memecahkan masalah bisnis dalam
tindakan yang berkaitan dengan modal khususnya untuk skala kecil dan menengah.
"Dengan dibukanya aliran investasi sektor distribusi
untuk usaha kecil dan menengah, langsung terlibat dengan kesempatan kerja. Hal
ini sesuai dengan visi Indonesia disampaikan Presiden Jokowi baru-baru ini di
Sentul, Bogor, "kata Reza.
Untuk mempromosikan inovasi dalam industri FinTech, Reza
mengatakan ia bekerja sama dengan penelitian CSA dengan menandatangani letter
of intent (LOI) dengan menggunakan analisis investasi kerjasama.
Menurut Reza, dengan kerja sama ini akan didasarkan
pembiayaan larutan stok alternatif dalam dunia bisnis. Hal ini juga dapat
membantu pemerintah untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan melek
finansial.
"Hal ini sesuai dengan visi Otoritas Jasa Keuangan
(FSA) sebagai sektor keuangan lembaga pengawas untuk mencapai industri jasa
keuangan yang handal, melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat,"
katanya.
Sementara itu, direktur CSA Penelitian, Haryajid Ramelan
harapan kerja sama antara kedua belah pihak akan dapat mengkualitaskan melek
finansial dalam masyarakat Indonesia.
"Jika semua berjalan dengan baik, Modalsaham.co.id
penelitian dan kerjasama ASC dapat meningkatkan komunitas literasi ke pasar
modal dan aliran bisnis investasi yang terbuka," kata Haryajid.
Perusahaan
Fintech Ini Sudah Salurkan Pinjaman Rp 550 Miliar
PT Akseleran Keuangan Inklusif
Indonesia (Akseleran), perusahaan financial technology P2P lending ini
menyalurkan total pinjaman kumulatif sebesar Rp 550 miliar kepada
1.000 pinjaman hingga semester I 2019.
Hasil tersebut,
tercatat 45 persen sudah terealisasi dari yang ditargetkan Akseleran hingga
akhir tahun ini sebesar Rp 1,2 triliun.
CEO&Co-Founder
Akseleran, Ivan Tambunan menyampaikan, tren kenaikan terus terjadi secara
konsisten. Jika pada kuartal pertama rata-rata pertumbuhan setiap bulan
mencapai Rp 40-50 miliar, maka di kuartal II naik hingga mencapai Rp 70-75
miliar.
Pertumbuhan
yang terjadi, kata Ivan, ditopang oleh semakin kuatnya intensifikasi produk
yang dijalankan oleh Akseleran selama ini dengan berfokus kepada penyaluran
pinjaman produktif kepada para pelaku usaha (UKM) dan seiring dengan tetap
positifnya kualitas aset yang dimiliki.
"Kami
tetap fokus pada penguatan intensifikasi produk yang ada, yakni menjalankan
jenis pembiayaan tagihan atau invoice financing yang berkontribusi terbesar bag
iportofolio pembiayaan Akseleran sebanyak 80 persen. Produk pembiayaan tagihan
lainnya dalam wujud receivable financing bisa dengan menggunakan purchase order
atau surat perintah kerja atau kontrak dan selebihnya berasal dari inventory
financing, capex financing, serta online merchant," ujar Ivan di Jakarta,
Kamis (4/7/2019).
Menurut
dia, pihaknya juga tetap menjaga kualitas aset dengan menekan angka kredit
bermasalah (Non Performing Loan/NPL) yang merupakan keterlambatan pembayaran di
atas 90 hari tetap di bawah 1 persen.
"Kami
pun optimistis dapat menyalurkan total pinjaman sebesar Rp 1,2
triliun kepada lebih dari 2.000 pinjaman dengan jumlah lender yang juga
meningkat hingga menjadi 200 ribu di akhir tahun 2019," ungkap Ivan.
Fintech
Modalku Telah Salurkan Kredit Rp 7 Triliun ke UMKM
Penyedia jasa pendanaan digital
atau fintech peer to peer lending(fintech P2P lending)
Group Modalku telah melakukan pencairan kredit modal usaha sebesar Rp
7 triliun bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Asia Tenggara
(ASEAN), termasuk Singapura, Malaysia dan Indonesia. Dari jumlah tersebut,
Indonesia merupakan kontributor terbesar terhadap nilai total pencairan dengan
nilai sekitar Rp 4 triliun.
Chief
Executive Officer (CEO) Modalku Reynold Wijaya mengatakan, total pendanaan di
Asia Tenggara ini telah naik hampir 2 kali lipat daripada total pendanaan di
akhir 2018 lalu. Dari jumlah tersebut, Modalku telah menyalurkan sebanyak 750
ribu pinjaman UMKM.
"Penyaluran
modal hingga Rp 7 triliun persis setengah tahun oprasi kita selama 2019.
Bagaimana ini terjadi kita harus beterimakasih kepada Otoritas Jasa Keuangan
(OJK) dan semua patner. Jumlah pinjaman sudah 750 ribu nasabah," katanya
di Jakarta, Rabu (3/7/2019).
Reynold
mengatakan, dengan capaian tersebut Modalkumenargetkan hingga akhir tahun
dapat menyalurkan hingga Rp 10 triliun dengan total 1 Juta UMKM.
"
Tahun 2019 belum selesai dan masih banyak yang ingin kami capai, kami akan
bekerja lebih keras lagi untuk melayani sebanyak mungkin UMKM di Indonesia dan
Asia Tenggara," jelasnya.
Sebagai
gambaran Modalku menyediakan layanan Peer-to-Peer (P2P) Lending,di mana
peminjam (UMKM yang berpotensi) bisa mendapatkan pinjaman modal usaha tanpa
agunan hingga Rp 2 miliar yang didanai oleh pemberi pinjaman platform (individu
atau institusi yang mencari alternatif investasi) melalui pasar digital.
Tahun
lalu, Modalku menerima pendanaan seri B sebesar Rp 350 miliar dalam
ronde investasi yang dipimpin SoftBank Ventures Asia. Ini adalah pendanaan seri
B terbesar yang pernah diraih suatu platform P2P lending dari Asia Tenggara.
biaya kursus
komputer kursus komputer online kursus
komputer terdekat tempat kursus komputer terdekat kursus komputer bersertifikat
contoh lembaga kursus kursus yang paling banyak dicari kursus terbaik kursus
untuk wanita kursus bahasa inggris kursus online bahasa inggris kursus online
gratis 2020 sertifikat komputer online gratis 2020 rekomendasi kursus online
sertifikat online gratis 2020 kursus digital marketing bersertifikat kursus
digital marketing terdekat kursus internet marketing murah kursus marketing
kursus digital marketing di Bekasi kursus digital marketing di Bogor kursus
marketing kursus digital maketing di jakarta kursus digital marketing di depok
kursus internet marketing murah sertifikat digital marketing pelatihan digital
marketing kursus digital marketing 2020 materi pelatihan digital marketing
More info :
Telp./ Wa :0813 5930 4039
Instagram : lkpfitrialbaasitu
Facebook : Lkp Fitri Al-Baasitu
Alamat : Jl . Graha Manis No. 10 Perum
2 Manisrejo Taman Kota Madiun
biaya kursus
komputer kursus komputer online kursus
komputer terdekat tempat kursus komputer terdekat kursus komputer bersertifikat
contoh lembaga kursus kursus yang paling banyak dicari kursus terbaik kursus
untuk wanita kursus bahasa inggris kursus online bahasa inggris kursus online
gratis 2020 sertifikat komputer online gratis 2020 rekomendasi kursus online
sertifikat online gratis 2020 kursus digital marketing bersertifikat kursus
digital marketing terdekat kursus internet marketing murah kursus marketing
kursus digital marketing di Bekasi kursus digital marketing di Bogor kursus
marketing kursus digital maketing di jakarta kursus digital marketing di depok
kursus internet marketing murah sertifikat digital marketing pelatihan digital
marketing kursus digital marketing 2020 materi pelatihan digital marketing
More info :
Telp./ Wa :0813 5930 4039
Instagram : lkpfitrialbaasitu
Facebook : Lkp Fitri Al-Baasitu
Alamat : Jl . Graha Manis No. 10 Perum
2 Manisrejo Taman Kota Madiun
Komentar
Posting Komentar